Walaupun kantong plastik standar yang umumnya berbahan polyethylene tidak dapat mengalami biodegradasi, namun sebenarnya pada plastik dapat terjadi fotodegradasi, yakni menjadi rapuh dan terpecah-pecah bila terkena pancaran ultraviolet dari sinar matahari.
Tapi tentu saja, diperlukan waktu yang lama bagi matahari untuk melakukan ‘keajaiban’ ini, sehingga para pakar memperkirakan setidaknya dibutuhkan waktu selama 500 tahun hingga 1.000 tahun untuk terjadinya penguraian.
Plastik, dengan bahan-bahan beracun yang terkandung di dalamnya, dapat menimbulkan masalah bagi kesehatan maupun lingkungan. Dampaknya yang serius bila masuk ke dalam tubuh dapat memicu terjadinya:
-Kanker.
- Endometriosis.
- Kerusakan saraf.
-Disrupsi endokrin.
- Cacat lahir.
-Kelainan perkembangan anak.
-Gangguan kesuburan.
-Gangguan organ reproduksi.
- Kerusakan sistem imun.
-Asma.
-Kerusakan organ multipel.
Bagi lingkungan, plastik dapat menimbulkan pencemaran, baik di tanah, air, maupun udara. Di tanah plastik dapat menghalangi peresapan air dan sinar matahari, sehingga mengurangi kesuburan tanah dan dapat menyebabkan banjir.
Yuk kita jaga lingkungan dan kesehatan dengan mengurangi penggunaan plastik dan beralih ke produk ramah lingkungan.
Sumber : www.cnnindonesia.com
Pernah nggak sih, kamu merasa super excited saat beli set alat masak stainless steel yang kinclong d
Bagi para pecinta kuliner Indonesia, rasa pedas itu sudah seperti "jiwa" yang menghidupkan
Pernahkah kamu sedang asyik memasak opor atau merebus sayuran, tiba-tiba... krak! Gagang pancinya pa
Setiap bulan Agustus, tumpeng menjadi simbol kebersamaan yang tak tergantikan. Tapi siapa bilang mem
Memasuki fase MPASI (Makanan Pendamping ASI) adalah saat yang penuh kebahagiaan sekaligus tantangan