Penyebaran virus Covid-19 kian meluas. Hingga per 2 April 2020, tercatat 1.790 orang positif terjangkit, 112 orang sembuh, dan 170 orang meninggal dunia. Melihat tingkat penyebaran yang cepat, maka kita perlu waspada terhadap penularan virus ini. Tak kalah pentingnya, kita pun harus tahu bagaimana cara penularan virus tersebut ke tubuh. Selain lewat droplet atau bersin dan batuk yang dikeluarkan oleh seseorang, ternyata penularan dikhawatirkan juga bisa melalui alat makan. Dikutip dari laman suara.com, Dokter spesialis gigi dan bedah mulut, Dr, drg. R.M. Sri Hananto Seno, SpBM(K), MM, mengungkapkan bahwa penggunaan alat makan bersama dapat menjadi media baru penularan virus Covid-19. Penularan bisa terjadi pada orang-orang dengan mukosa mulut, gusi, dan air liur yang rentan terhadap penyakit. Melalui air liur yang menempel pada alat makan seperti sendok, gelas atau piring, seseorang dapat terinfeksi virus Covid-19. Orang yang positif tersebut tidak sadar telah menularkan virus karena mereka tidak merasakan apapun. Kondisi itu bisa saja terjadi karena masa inkubasi tubuh pada orang yang positif
Oleh karena itu, untuk lebih waspada dan menjaga diri sebaiknya selalu memperhatikan alat makan yang digunakan. Jika harus ke luar rumah, Kamu bisa membawa alat makan sendiri seperti sendok, botol minum, piring, atau tempat makan khusus. Gunakan alat makan yang terbuat dari bahan stainless yang lebih praktis dan mudah digunakan berkali-kali. Sebaliknya, jika kamu hanya di rumah, selalu pastikan alat makan yang digunakan sudah dicuci bersih dengan sabun antibakteri. Dengan begitu, kamu sudah berupaya mencegah penularan Covid-19 tidak lebih meluas lagi.
Pernah nggak sih, kamu merasa super excited saat beli set alat masak stainless steel yang kinclong d
Bagi para pecinta kuliner Indonesia, rasa pedas itu sudah seperti "jiwa" yang menghidupkan
Pernahkah kamu sedang asyik memasak opor atau merebus sayuran, tiba-tiba... krak! Gagang pancinya pa
Setiap bulan Agustus, tumpeng menjadi simbol kebersamaan yang tak tergantikan. Tapi siapa bilang mem
Memasuki fase MPASI (Makanan Pendamping ASI) adalah saat yang penuh kebahagiaan sekaligus tantangan