Ini 3 Contoh Nyata Bahaya Penggunaan Plastik

09 January 2020

Penggunaan plastik ternyata memberi dampak berbahaya bukan hanya bagi lingkungan, tetapi juga terhadap kelestarian hewan. Pada November 2019, seekor rusa ditemukan mati dengan kondisi 7kg sampah plastik mengendap di perutnya. Di tempat yang berbeda juga dikabarkan seekor Dugong ditemukan mati dengan kondisi yang sama. Kondisi ini turut membuat kita perihatin terhadap dampak penggunaan plastik. Habitat hewan yang telah terkontaminasi dengan limbah plastik memaksa mereka secara sengaja atau tidak sengaja mengkonsumsi limbah tersebut.

Nah, #happypeople selain fakta yang menyebabkan kematian fauna, ada tigal hal yang perlu kita ketahui tentang bahaya penggunaan plastik, diantaranya:

1.Sulit Terurai Selama Ribuan Tahun

Dari sebuah penelitian dijelaskan bahwa material plastik dapat bertahan selama ratusan bahkan ribuan tahun. Meskipun sudah menjadi limbah, material plastik tetap dapat bertahan lama. Mikroorganisme di tanah akan sulit mengurai plastik karena memiliki rantai karbon.  Benda berbahan plastik seperti kantong plastik, botol air, dan sedotan merupakan sedikit contoh benda yang tergolong sulit terurai setelah tidak terpakai menjadi sampah.

2. Plastik Membawa Racun

Selain sulit diurai oleh mikroorganisme faktanya plastik memiliki kandungan bahan kimia berbahaya. Plastik memiliki kandungan bahan kimia yang mampu bertahan dari api dan bersifat kaku. Jika racun menolak air maka plastik menjadi tempat menempelnya racun-racun tersebut. Tersebarnya plastik di seluruh wilayah seperti di laut atau di darat akan membawa racun dan sangat membahayakan manusia dan makhluk hidup lainnya.

3. Sumber Panas Bumi

Dalam penelitian lain dijelaskan bahwa plastik terbuat dari material minyak bumi. Efek penggunaan material ini adalah menghasilkan emisi (pemancaran panas) yang berdampak bagi alam yakni meningkatnya suhu panas bumi. Dalam waktu tertentu, bumi akan menjadi semakin panas. Memanasnya kondisi bumi akan menyebabkan perubahan iklim.

Pencemaran lingkungan juga terjadi sebab bahan material plastik (seperti kantong plastik) yang terbuat dari sumber daya tak terbarukan. Alhasil, limbah dari pabrik plastik akan mencemari danau, sungai, dan laut.

 

Sumber:

https://www.idntimes.com/science/discovery/viktor-yudha/risiko-kesehatan-dan-alam-dari-penggunaan-plastik

 

https://dietkantongplastik.info/bahaya-kantong-plastik/

Artikel Terkait Lainnya

6 Ciri Stainless Asli & Ber-SNI, Bukan Cuma Tes Magnet

25 June 2026

Pernah dengar saran yang bilang, "kalau mau tahu stainless itu asli atau tidak, tinggal tempelk

Lihat Selanjutnya

Bukan Cuma untuk Susu! 5 Kegunaan Panci Susu Stainless di Dapur

13 June 2026

Punya panci susu stainless di dapur yang hanya dikeluarkan saat mau memanaskan susu? Jika iya, kamu

Lihat Selanjutnya

Serok Stainless Susah Dibersihkan? Ini Trik yang Jarang Diketahui

06 June 2026

Kamu baru saja menggoreng ayam, ikan, atau tempe, dan sekarang mencoba mencuci serok stainless kesay

Lihat Selanjutnya

6 Teknik Potong Bahan Makanan Pakai Pisau Stainless Hasil Rapi Seperti Koki Profesional

26 May 2026

Pernahkah kamu melihat video seorang koki profesional yang memotong bawang dengan kecepatan luar bia

Lihat Selanjutnya

Pentingkah Serok Stainless Berbahan SS 304? Simak 4 Alasannya

06 May 2026

Pernahkah kamu merasa frustrasi ketika serok masak kesayanganmu mulai menunjukkan bercak oranye kara

Lihat Selanjutnya